Selasa, 08 Oktober 2013

Ayu Pratiwi Ningtias (2222112099)



Nama               : Ayu Pratiwi Ningtias
Kelas               : 5D
Nim                 : 2222112099
Mata Kuliah    : Kajian Drama Indonesia

APRESIASI DRAMA
ANALISIS STRUKTURAl “RT NOL RW NOL” KARYA IWAn SIMATUPANG
Sinopsis
Di sebuah kota besar hiruk – pikuk kendaraan yang melintas di atas jembatan yang tidak begitu besar setiap kali ada kendaran besar melintas di atas jembatan, suaranya begitu terdengar keras dan jelas. Di bawah kolong jembatan tersebut ada kehidupan beberapa orang di bawahnya.  Salah satunya adalah seorang kakek tua yang sudah berumur tinggal di kolong jembatan bersama dengan gelandangan-gelandangan lain. Kakek tersebut merupakan mantan klasi kapal, kemudian ada pula Si pincang dengan kondisi fisiknya yang sangat kurang, akan tetapi semangatnya tinggi tidak pernah menyerah untuk mencari pekerjaan yang layak dari pada menji seorang pengemis yang hanya bias meminta belas kasihan orang-orang. Ada juga Ani dan Ina nereka merupakan kakak – beradik yang berprofesi sebagai  PSK ( Pekerja Seks Komersial ) mereka semua meratapi kejamnya kota besar.
 Singkat cerita, Yang kemudian membawa sebuah permasalahan pelik diantara mereka, Si pincang yang awalnya memiliki semangat yang tinggi kini telah putus asa dengan kehidupan yang Ia alami setiap harinya, karena setiap kali ia berusaha, setiap kali pula ia harus merasakan kegagalan yang serupa. Tak lama kemudian, datanglah seorang laki – laki bernama Bopeng, Ia adalah seorang yang dahulu pernah tinggal di kolong jembatan yang sekarang telah dihuni oleh Si kakek, Si pincang, Ani dan Ina. Sekarang kehidupannya telah berubah menjadi lebih baik. Ia telah bekerja di sebuah kapal  sebagai Klasi Kapal, saat mengunjungi keluarga lamanya di bawah kolong jembatan Ia tampak datang seorang wanita yang bernama Ati. Ati adalah sosok wanita yang mencari Suaminya yang entah kemana telah menghilang dan kemudian Ia tersesat dan kehabisan uang untuk pulang ke kampungnya. Karena merasa tersaingi karena nasib Bopeng yang jauh lebih baik di banding Si pincang, ia pun selalu memojokkan Bopeng, karena pada awal bertemu dengan Ati, Bopeng berjanji untuk mengantarkannya pulang ke kampung tetapi karena adanya panggilan kerja sebagai klasi kapal Bopeng mengurungkan niat tersebut. Ucapan Bopeng yang selalu memamerkan pekerjaannya, tentu saja membuat Pincang geram dan panas hati. Sampai mereka berdua cekcok beradu argument. Tak lama setelah pertengkaran argumen antara Si Pincang dan Bopeng, akhirnya kakek pun menengahi untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan diantara mereka berdua yang sama-sama keras. Selang beberapa waktu Ani dan Ina pun datang setelah bekerja dengan membawa kabar bahwa mereka akan dinikahi oleh Pria yang menjadi langganan mereka. Akhirnya mereka meninggalkan kolong jembatan yang menjadi tempat mereka tinggal. Disusul oleh bopeng dan Si pincang yang akan berjuang mengantarkan Ati kembali ke kampung halamannya dan berjanji mencari pekerjaan kembali dan menikahi Ati. Akhir cerita Tinggal lah Kakek sendiri di bawah jembatan itu yang mereka semua memberi nama tempat tinggal mereka RT NOL RW NOL.

Apresiasi
1.      Tema        : Tema yang di ankat dari naskah drama Rt 0/ Rw 0 ini meruapak sebuah realita sosial perjuangan hidup. Di mana yang selalu kita lihat dan kita temukan di mana. Dalam naskah ini terlihat dari setia dialog-dialognya yang lebih menonjolkan sikap pantang menyerah dan eratnya rasa kekeluargaan.
2.      Amanat    : Amanat yang dapat dipetik dalam naskah RT NOL RW NOL ini yaitu sebagai manusia tidak boleh pantang menyerah dan mudah putus asa, karena di mana ada kemauanmaka di situlah jalannya, jalan menuju kesusksesan untuk hidup lebih baik dan layak.
3.      Alur          : Adapun alur yang terdapat pada drama RT NOL RW NOL adalah alur maju atau alur lurus. Dimana penulis naskah drama menceritakan dari awal mula adegan sampai pada akhir adegan.
4.      Latar        : Latar yang terdapat pada naskah drama RT NOL RW NOL ini yaitu adanya latar tempat dan latar waktu. Latar tempat yang terdapat pada drama ini yaitu berlatar di bawah kolong jembatan besar.
5.      Sudut pandang: orang pertama dan orang ketiga
6.      Tokoh
·         Kakek
·         Si pincang
·         Ani
·         Ina
·         Bopeng
7.      Penokohan
·         Kakek : seorang yang bijaksana dan dapat menjadi penengah di antara penghuni-penghuni muda yang tinggal di kolong jembatan.
·         Si pincang : seorang yang pantang menyerah tetapi memiliki sifat buruk yaitu mudah termakan ucapan sesorang.
·         Ani : seorang yang keras kepala
·         Ina : seorang ang rendah hati dan penyabar


Keterangan

       Berdasarkan analisis terhadap drama Orang-orang ditikungan jalan karya W.S Rendra, maka saya dapat memberikan beberapa keterangan sebagai berikut:

1)  Aspek unsur intrinsik drama RT NOL RW NOL Karya Iwan Simatupang, yang meliputi
Tema, amanat, alur, latar, sudut pandang, tokoh dan penokohan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar