Nama : Ayu Pratiwi Ningtias
Kelas : 5D
Nim : 2222112099
Mata Kuliah : Kajian Drama Indonesia
APRESIASI DRAMA
ANALISIS STRUKTURAl “RT NOL
RW NOL” KARYA IWAn SIMATUPANG
Sinopsis
Di
sebuah kota besar hiruk – pikuk kendaraan yang melintas di atas jembatan yang
tidak begitu besar setiap kali ada kendaran besar melintas di atas jembatan,
suaranya begitu terdengar keras dan jelas. Di bawah kolong jembatan tersebut
ada kehidupan beberapa orang di bawahnya. Salah satunya adalah seorang
kakek tua yang sudah berumur tinggal di kolong jembatan bersama dengan
gelandangan-gelandangan lain. Kakek tersebut merupakan mantan klasi kapal,
kemudian ada pula Si pincang dengan kondisi fisiknya yang sangat kurang, akan
tetapi semangatnya tinggi tidak pernah menyerah untuk mencari pekerjaan yang
layak dari pada menji seorang pengemis yang hanya bias meminta belas kasihan
orang-orang. Ada juga Ani dan Ina nereka merupakan kakak – beradik yang
berprofesi sebagai PSK ( Pekerja Seks Komersial ) mereka semua meratapi
kejamnya kota besar.
Singkat cerita, Yang kemudian membawa sebuah
permasalahan pelik diantara mereka, Si pincang yang awalnya memiliki semangat
yang tinggi kini telah putus asa dengan kehidupan yang Ia alami setiap harinya,
karena setiap kali ia berusaha, setiap kali pula ia harus merasakan kegagalan
yang serupa. Tak lama kemudian, datanglah seorang laki – laki bernama Bopeng,
Ia adalah seorang yang dahulu pernah tinggal di kolong jembatan yang sekarang
telah dihuni oleh Si kakek, Si pincang, Ani dan Ina. Sekarang kehidupannya
telah berubah menjadi lebih baik. Ia telah bekerja di sebuah kapal
sebagai Klasi Kapal, saat mengunjungi keluarga lamanya di bawah kolong jembatan
Ia tampak datang seorang wanita yang bernama Ati. Ati adalah sosok wanita yang
mencari Suaminya yang entah kemana telah menghilang dan kemudian Ia tersesat
dan kehabisan uang untuk pulang ke kampungnya. Karena merasa tersaingi karena
nasib Bopeng yang jauh lebih baik di banding Si pincang, ia pun selalu
memojokkan Bopeng, karena pada awal bertemu dengan Ati, Bopeng berjanji untuk
mengantarkannya pulang ke kampung tetapi karena adanya panggilan kerja sebagai
klasi kapal Bopeng mengurungkan niat tersebut. Ucapan Bopeng yang selalu
memamerkan pekerjaannya, tentu saja membuat Pincang geram dan panas hati. Sampai
mereka berdua cekcok beradu argument. Tak lama setelah pertengkaran argumen
antara Si Pincang dan Bopeng, akhirnya kakek pun menengahi untuk mencegah
terjadinya tindak kekerasan diantara mereka berdua yang sama-sama keras. Selang
beberapa waktu Ani dan Ina pun datang setelah bekerja dengan membawa kabar
bahwa mereka akan dinikahi oleh Pria yang menjadi langganan mereka. Akhirnya
mereka meninggalkan kolong jembatan yang menjadi tempat mereka tinggal. Disusul
oleh bopeng dan Si pincang yang akan berjuang mengantarkan Ati kembali ke
kampung halamannya dan berjanji mencari pekerjaan kembali dan menikahi Ati.
Akhir cerita Tinggal lah Kakek sendiri di bawah jembatan itu yang mereka semua
memberi nama tempat tinggal mereka RT NOL RW NOL.
Apresiasi
1.
Tema : Tema yang di ankat dari naskah drama
Rt 0/ Rw 0 ini meruapak sebuah realita sosial perjuangan hidup. Di mana yang
selalu kita lihat dan kita temukan di mana. Dalam naskah ini terlihat dari
setia dialog-dialognya yang lebih menonjolkan sikap pantang menyerah dan
eratnya rasa kekeluargaan.
2.
Amanat : Amanat
yang dapat dipetik dalam naskah RT NOL RW NOL ini yaitu sebagai manusia tidak
boleh pantang menyerah dan mudah putus asa, karena di mana ada kemauanmaka di
situlah jalannya, jalan menuju kesusksesan untuk hidup lebih baik dan layak.
3.
Alur : Adapun alur yang terdapat pada drama
RT NOL RW NOL adalah alur maju atau alur lurus. Dimana penulis naskah drama
menceritakan dari awal mula adegan sampai pada akhir adegan.
4.
Latar : Latar yang terdapat pada naskah
drama RT NOL RW NOL ini yaitu adanya latar tempat dan latar waktu. Latar tempat
yang terdapat pada drama ini yaitu berlatar di bawah kolong jembatan besar.
5.
Sudut pandang: orang
pertama dan orang ketiga
6. Tokoh
·
Kakek
·
Si
pincang
·
Ani
·
Ina
·
Bopeng
7. Penokohan
·
Kakek : seorang yang bijaksana dan dapat
menjadi penengah di antara penghuni-penghuni muda yang tinggal di kolong
jembatan.
·
Si pincang : seorang yang pantang menyerah tetapi
memiliki sifat buruk yaitu mudah termakan ucapan sesorang.
·
Ani : seorang yang keras kepala
·
Ina : seorang ang rendah hati dan penyabar
Keterangan
Berdasarkan analisis terhadap drama
Orang-orang ditikungan jalan karya W.S Rendra, maka saya dapat memberikan beberapa
keterangan sebagai berikut:
1) Aspek unsur intrinsik drama RT NOL RW NOL Karya Iwan Simatupang, yang meliputi
Tema,
amanat, alur, latar, sudut pandang, tokoh dan penokohan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar