Nama : Astuti Mardiyanti
NIM : 2222112283
Kelas : VD/Diksatrasia
MK : Kajian Drama Indonesia
Naskah : RT 0/ RW 0

Babak
Adegan
|
Fakta
|
Sarana
|
||||||
Plot
|
Tokoh
|
Latar
|
Tema
|
Imaji
|
Simbol
|
Suasana
|
Bahasa
|
|
Drama babak/adegan
|
Eksposisi:
- Yang termasuk bagian ini adalah ketika pengarang memberikan gambaran
baik itu mengenai suasana di sebuah kolong jembatan. di tempat yang kumuh,
maupun tokoh-tokoh yang akan diceritakan lebih lanjut dalam drama ini. Hal
ini akan memberikan gambaran untuk cerita selanjutnya.
-Menceritakan
tentang kesulitannya ketika memenuhi kebutuhan jasmani (makanan enak/ makanan
layak : rendang, pisang, teh hangat dll) yang mungkin bagi orang yang seperti
mereka sulit untuk mendapatkan makanan yang layak.
- demi
mendapatkan sesuap nasi yang layak: Ani dan Ina, rela menjual diri.
|
-Kakek
-Bopeng
-Pincang
- Ina
-Ani
-Ati
-Babah
-Tukang Becak
|
Tempat:
kolong jembatan
ukuran sedang, di suatu kota besar. Dengan pemandangan kumuh pemukiman
gelandangan. Malam hari diringi dengan hujan dan gemuruh.
|
Kehidupan
( drama ini menceritakan tentang kehidupan
segerombolan orang yang terjebak dalam kehidupan metropolitan. Yang hidup
dikolong jembatan. Sebagian tokoh memiliki keinginan hidup dengan mempunyai
tanda kependudukan dan keluar dari tempat yang bagaikan penjara. kecuali,
kakek, yang masih inggin tetap bertahan di tempat tersebut.
|
-
|
- Kolong jembatan
- Di kota metropolitan
|
- Suasana yang digambarkan pada adegan 1 dalam drama ini adalah suasana
di kolong jembatan di suatu kota besar, pemandangan suatu pemukiman
gelandangan Namun, tak lama suasana menjadi ramai karena munculnya beberapa
tokoh lain.
|
Gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa verbal,
yakni bahasa yang digunakan sehari-hati. Sehingga, dengan penggunaan bahasa
ini ceritanya menjadi mudah dipahami.
|
Rumusan masalah dari naskah
drama “RT 0/ RW 0” karya Arifn C Noor adalah:
-
Bagaimana aspek
sosiologis yang dialami oleh tokoh ‘Rt 0/ Rw 0’ ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar